Halaman

Rumah Utama Tanpopo

Rumah Utama Tanpopo

Jumat, 14 Januari 2011

Menari adalah Kegiatan Penyeimbang Otak Kanan dan Kiri

Otak manusia terdiri dari belahan kiri dan kanan yang lebih dikenal dengan sebutan otak kiri dan otak kanan. Kenyataannya ada manusia yang dominant otak kiri dan ada yang dominant otak kanan. Otak kiri bertanggung jawab terhhadap kemampuan verbal dan matematis seperti berbicara, membaca, menulis, dan berhitung. Proses berfikir otak kiri bersifat logis, sistematis, dan analitis. Otak kiri tergolong short term memory (memori jangka pendek) Otak kanan berurusan dengan irama, musik, imajinasi, emosi, warna, gambar, dan diagram. Cara berfikir otak kanan bersifat kreatif, tidak teratur, dan menyeluruh. Otak kanan tergolong long term memory (memori jangka panjang).

Sebagai bukti bahwa daya ingat otak kanan lebih panjang dari pada otak kiri, ketika bertemu dengan teman lama, sering kali ingat wajahnya tapi lupa namanya. Kenapa demikian? Karana wajah (gambar) diproses oleh otak kanan yang memorinya jangka panjang sedangkan nama (kata-kata) diproses oleh otak kiri yang memorinya jangka pendek. Apabila otak kiri dan kanan digunakan dengan seimbang, selain daya ingat lebih panjang, proses penyerapannya pun lebih mudah dan cepat. Contohnya pada saat kita mendengarkan sebuah lagu, otak kiri memproses syair (kata-kata) sedangkan otak kanan memproses musik (irama). Jadi tidaklah heran jika seserang dapat menghafal sebuah lagu dengan cepat dan mudah karena pada saat itu otak kiri dan kanan terlibat bersama-sama.

Pengetahuan tentang cara kerja otak kiri dan otak kanan ini lah yang menjadi dasar pemikiran betapa besar peran dari berlatih tari untuk menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan anak yang biasanya otak kiri saja yang digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Psikologi anak

Secara umum, cara orang menyerap informasi (pelajaran) berbeda-beda, itulah yang disebut modalitas. Modalitas dibagi menjadi tiga, yaitu VISUAL, AUDITORIAL, dan KINESTETIK. Orang visual lebih mudah belajar melalui apa yang mereka lihat. Siswa auditorial lebih senang belajar melalui apa yang mereka dengar, sedangkan murid kinestetetik mudah mengerti apabila sambil melakukan gerakan ringan.

Berlatih tari merupakan salah satu solusi untuk melatih kemampuan anak dengan kemampuan baik visual, auditorial, dan kinestetik secara bersamaan, bagi anak yang memiliki kemampuan visual dalam menyerap pelajaran selain mengasah kemampuan visualnya supaya lebih tajam, berlatih tari merupakan salah satu cara melatih kemampuan auditorial dan kinestetik sehingga anak dapat memanfaatkan seluruh kemampuan yang ada pada dirinya secara optimal. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar